Manajemen waktu adalah salah satu komponen penting dalam mengerjakan tes SKD maupun SKB CPNS. Pasalnya, jumlah soal yang diujikan dalam tes-tes seperti ini seringkali lebih banyak dibanding dengan waktu yang disediakan, sehingga rata-rata waktu pengerjaan di setiap soal kurang dari 1 menit.  

Untuk memaksimalkan peluang lolos tes dengan waktu singkat seperti ini, ada beberapa teknik yang bisa kamu lakukan. Salah satu diantaranya adalah teknik skip and return. Berikut ini pembasahannya:

Apa Itu Teknik Skip and Return?

Teknik skip and return adalah teknik manajemen waktu tes yang dilakukan dengan cara melewati soal yang dianggap sulit dan kembali ke soal tersebut saat masih ada waktu yang tersisa. Dengan demikian, kamu tidak akan melewatkan soal-soal mudah yang terletak di bagian akhir tes hanya karena mengerjakan soal-soal susah yang terletak di bagian awal. 

Biasanya, teknik ini terdiri dari 3 tahap yaitu:

  • Mengerjakan soal secara berurutan. Jika soal terlihat susah, baru dilewati; 

  • Mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah; 

  • Kembali ke soal-soal yang dilewati saat ada sisa waktu; 

  • Mulai kerjakan soal susah dari awal. 

Untuk mengerjakan tes SKD misalnya. Dari 100 menit durasi tes SKD, kamu bisa menyisihkan waktu selama 35 menit untuk mengerjakan 28 soal yang dianggap susah. Dalam 35 menit tersebut, kamu bisa mengerjakan soal ini dari awal lagi, skip soal yang masih dianggap sulit dan seterusnya. Baru di 15 menit terakhir, kamu bisa melakukan teknik eliminasi untuk mengerjakan 10 soal yang dianggap paling sulit. 

Namun, ini artinya kamu harus bisa mengidentifikasi soal-soal susah dengan cukup cepat tapi tanpa tergesa-gesa. Nah, untuk mengidentifikasi soal dengan cepat ini diperlukan latihan dan simulasi. Definisikan tipe-tipe soal susah menurut kamu dengan mengerjakan simulasi tes CPNS yang ada di aplikasi Impia terlebih dahulu ya. 

Cara Menerapkan Teknik Skip and Return untuk Mengerjakan Tes CPNS

1. Identifikasi jenis soal susah

Soal SKD dan SBK CPNS itu umumnya terdiri dari berbagai subtes yang mencakup berbagai topik. Meskipun idealnya peserta tes harus menguasai semua topik, namun tidak dapat dipungkiri kalau ada beberapa topik yang bisa jadi tidak kamu kuasai meskipun sudah belajar mati-matian. Nah, ketahuilah beberapa topik sulit ini dari sebelum tes, supaya kamu bisa melewati soal-soal ini  terlebih dahulu begitu hari-H tes tiba. 

2. Skimming dan scanning soal

Selain dengan mengidentifikasi soal susah berdasarkan topik, kamu juga bisa mengidentifikasi soal susah dengan teknik skimming dan scanning. Caranya adalah dengan membaca inti pertanyaan dari soal tersebut terlebih dahulu. Biasanya, inti pertanyaan ini terletak di bagian akhir paragraf soal. 

Hal ini terkecuali untuk soal cerita matematika TIU, yang mana kamu harus mengidentifikasi variabel-variabel yang menjadi komponen soal dengan cepat. Untuk soal perbandingan senilai dalam konteks kecepatan misalnya, kamu harus tahu 3 variabel, yaitu jarak tempuh, rata-rata kecepatan dan waktu yang dibutuhkan. Baru setelah itu, kamu bisa memutuskan untuk mengerjakan soal ini dulu atau menundanya untuk dikerjakan nanti. 

3. Beri batas waktu untuk masing-masing subtes

Tips menerapkan teknik skip and return yang ke-2 adalah dengan memberi batas waktu untuk mengerjakan masing-masing subtes. Batas waktu ini sebaiknya di bawah batas waktu normal soal-soal tersebut dikerjakan. Untuk tes TKP SKD misalnya, alih-alih mematok 45 menit karena jumlah soalnya ada 45, kamu bisa mematok waktu pengerjaan maksimal 25-30 menit. Tujuannya adalah supaya ada waktu yang tersisa di akhir untuk mengerjakan soal-soal yang dianggap susah. 

Untuk memaksimalkan hasil tes menggunakan teknik ini, kerjakan simulasi tes CPNS di aplikasi Impia. Sebab, aplikasi ini sudah dilengkapi dengan sistem pewaktu (timer) otomatis, sehingga kamu dengan cepat mengetahui rata-rata durasi yang diperlukan untuk mengerjakan soal tersebut. 

4. Gunakan teknik eliminasi

Sudah mengerjakan soal susah di waktu tersisa tapi masih ada soal yang belum terjawab? Maka, langkah terakhir adalah menjawab dengan menggunakan teknik eliminasi. Hal ini khususnya untuk seleksi CPNS tahap tes SKD dimana tidak ada nilai minus (-) jika peserta salah menjawab. Ini artinya, peserta dianjurkan untuk menjawab soal sebanyak mungkin terlepas dari benar atau salah. 

Pertama, tandai dua jawaban yang sekiranya benar. Gunakan kertas kosong yang diberikan oleh panitia untuk menandai pilihan jawaban tersebut. Dari jawaban tersebut, pilih kembali mana satu diantaranya yang paling benar. 

5. Jangan lupa sisakan waktu untuk meneliti kembali

Tidak disarankan untuk menerapkan teknik skip and return ini sampai waktu benar-benar habis. Kamu masih membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk memeriksa kembali seluruh jawaban yang sudah dimasukkan dan memastikan tidak ada pertanyaan yang terlewati. 

Lebih Siap Hadapi Tes CPNS Bareng Impia!

Impia adalah aplikasi penting yang harus kamu miliki jika ingin lolos tes CPNS 2026. Sebab, isi latihan soal CPNS dan simulasi tes CPNS di aplikasi ini lengkap banget, termasuk fitur pendukung, seperti timer, leaderboard hingga PIA AI yang siap menjawab pertanyaan kamu dimanapun dan kapanpun. Unduh Impia sekarang dan follow instagramnya untuk mendapatkan informasi tes CPNS terkini!