Table of Contents

Blog

Apa Itu Soal HOTS dalam Tes CPNS 2026? Cek Ciri-ciri dan Contohnya Di Sini!

by | Mar 20, 2026 | Blog

by | Mar 20, 2026 | Blog

Table of Contents

Dalam beberapa tahun kebelakang ini, Pemerintah Republik Indonesia mendorong penggunaan soal-soal tipe High Order Thinking Skill (HOTS) dalam seleksi CPNS maupun seleksi mahasiswa baru PTN. Berbeda dengan tipe-tipe soal CPNS tahun-tahun sebelumnya, tipe soal HOTS tidak hanya mendorong peserta untuk menghafal teori, tetapi juga menganalisis dan mengevaluasi pertanyaan yang diberikan. 

Apa Itu Soal HOTS  dalam Tes  CPNS?

High Order Thinking Skills pertama kali diperkenalkan oleh Benjamin S. Bloom dalam bukunya Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals (1956). Dalam buku ini, Bloom membagi kemampuan berpikir seseorang ke dalam 6 tingkatan, yaitu:

  1. Menghafal;
  2. Memahami;
  3. Menerapkan;
  4. Menganalisis;
  5. Mengevaluasi;
  6. Menciptakan (create). 

Seseorang yang hanya bisa menghafal, memahami dan menerapkan suatu teori baru masuk ke dalam Low Order Thinking Skill (LOTS). Sebaliknya, jika seseorang mampu menganalisis, mengevaluasi suatu teori dan pemahaman atau bahkan menciptakan teori dan pemahaman baru, maka ia bisa dikatakan memiliki High Order Thinking Skills

Dengan kata lain, soal-soal HOTS adalah soal-soal dalam seleksi CPNS yang menuntut kamu untuk menganalisis, mengevaluasi atau bahkan menciptakan suatu pemahaman berdasarkan dengan stimulus yang tersedia.

Tujuan Soal HOTS dalam Tes CPNS

Untuk menyediakan layanan publik kualitas terbaik, tentunya pemerintah membutuhkan sumber daya manusia dengan kualitas terbaik juga. Hal ini salah satunya dilakukan dengan memilih CASN yang tidak hanya bisa menghafal dan memahami materi saja, tetapi juga CASN yang mampu mengevaluasi sistem dan menciptakan sistem yang baru. 

Maka dari itu, pemerintah menggunakan soal-soal tipe HOTS sebagai langkah seleksi awal di tes SKD. 

Ciri-ciri soal HOTS dalam Tes CPNS

Soal HOTS CPNS seringkali memiliki beberapa karakteristik tersendiri, seperti:

  1. Soal yang cenderung panjang. Seringkali, soal HOTS CPNS berbentuk studi kasus, sehingga perlu waktu untuk membaca, memahami dan menganalisis soal tersebut;
  2. Membutuhkan waktu yang lama untuk menjawab. Hal ini karena kamu perlu membaca dan memahami soal tersebut terlebih dahulu untuk kemudian menganalisis dan mengevaluasinya untuk mencari jawaban yang benar. 
  3. Memiliki pilihan jawaban yang mirip-mirip. Selain karena proses menjawabnya yang panjang, soal seperti ini juga tricky karena pilihan jawaban yang dihadirkan mirip satu sama lain;
  4. Menguji logika dan penalaran. Hal ini khususnya di Tes Intelegensi Umum (TIU), yang mana kamu tidak hanya dituntut untuk mengetahui sinonim atau antonim suatu kata, melainkan mencari dua atau lebih kata yang memiliki hubungan yang sama dengan kata-kata yang ada di soal;

Contoh Soal HOTS CPNS dan Pembahasannya

Soal 1: Tes Wawasan Kebangsaan

Pertanyaan

Salah satu contoh konkret penerapan nilai integritas kejujuran dan keadilan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam konteks pencegahan korupsi dan pelayanan publik yang optimal sesuai dengan nilai-nilai Pancasila adalah…

(Sumber: Skuling)

Pilihan jawaban:

  1. Seorang ASN yang secara konsisten mengembalikan sisa anggaran perjalanan dinas yang tidak terpakai sepenuhnya kepada kas negara dan melaporkannya dengan akurat.
  2. Seorang kepala sekolah negeri yang memastikan semua siswa dari berbagai latar belakang ekonomi mendapatkan perlakuan dan fasilitas belajar yang setara tanpa diskriminasi.
  3. Seorang petugas penegak hukum yang dengan berani menolak intervensi dari pihak manapun dalam menangani sebuah kasus pelanggaran hukum, demi tegaknya supremasi hukum.
  4. Seorang pejabat pengadaan barang/jasa yang secara tegas menolak segala bentuk gratifikasi, memastikan proses tender berjalan transparan dan akuntabel, serta memilih pemenang berdasarkan kualifikasi terbaik demi kualitas layanan dan kepentingan publik.
  5. Seorang auditor internal pemerintah yang dengan cermat dan objektif melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan suatu instansi, kemudian memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai. 

Jawaban yang benar: D

Pembahasan:

Berikut ini beberapa langkah untuk menjawab soal di atas:

  • Temukan keyword: Kata kunci dalam stimulus yang tersedia ada 5, yaitu: integritas, keadilan, kejujuran, korupsi dan pelayanan publik yang optimal
  • Pahami makna masing-masing keyword:
    1. Integritas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk bersikap jujur dan memiliki pendirian moral yang kuat;
    2. Keadilan dapat dimaknai sebagai perilaku yang tidak semena-mena, dan meletakkan sesuatu sesuai dengan proporsinya;
    3. Kejujuran, yaitu kemampuan untuk bersikap jujur dalam pikiran, dan tindakan;
    4. Korupsi yaitu perilaku penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang untuk keperluan pribadi;
    5. pelayanan publik yang optimal
  • Pilih diantara pilihan jawaban di atas yang memiliki komponen sama seperti pemahaman kamu terhadap makna kata kunci di atas. 

Jawaban yang benar adalah D karena jawaban D memiliki semua komponen keyword yakni, pejabat pengadaan barang dan jasa tersebut:

  •  Secara tegas menolak segala bentuk gratifikasi (integritas, kejujuran dan anti korupsi). Gratifikasi adalah bagian dari korupsi;
  •  Memastikan proses tender berjalan transparan dan akuntabel (kejujuran);
  • memilih pemenang berdasarkan kualifikasi terbaik  (keadilan)

Soal 2: TWK

Petanyaan

Seorang warga, sebut saja Pak Anto, rutin membakar sampah dedaunan di halaman rumahnya setiap sore. Asap yang ditimbulkan seringkali masuk ke rumah tetangganya, Bu Sinta, yang memiliki bayi dan merasa sangat terganggu serta khawatir akan kesehatan bayinya. Pak Anto berargumen bahwa membakar sampah di halaman sendiri adalah haknya. Tindakan Pak Anto ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran nilai Pancasila yang berkaitan dengan pelaksanaan HAM karena…

(Sumber: Skuling)

Pilihan jawaban:

  1. Hak untuk mengelola properti pribadi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  2. Tindakan membakar sampah adalah tradisi yang sudah umum dilakukan di masyarakat
  3. Kepentingan menjaga kebersihan lingkungan lebih utama daripada kenyamanan individu.
  4. Pelaksanaan hak asasi Pak Anto telah mengganggu dan merugikan hak asasi Bu Sinta untuk mendapatkan lingkungan yang sehat.
  5. Negara belum menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai untuk semua warga.

Pilihan yang benar: D

Pembahasan:

Terdapat satu konsep dasar pada penerapan Hak Asasi Manusia (HAM) yang perlu dipahami, yaitu : Penerapan HAM setiap individu dibatasi oleh penerapan HAM individu lainnya. Dengan demikian, pilihan jawaban yang benar adalah D karena dalam konsep dasar ini, penerapan HAM Pak Anto menyalahi HAM Bu Sinta. 

Lebih lanjut lagi, Pancasila sila ke-2 dan ke-5 menekankan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban baik dalam individu maupun tindakan bermasyarakat. 

Soal 3: TIU

Pertanyaan

Hubungan antara BAYI dan MANDIRI paling sesuai dengan hubungan antara…

(Sumber: Skuling)

Pilihan jawaban:

  1. ORANG TULI : MENDENGAR
  2. API : PANAS
  3. SISWA : BELAJAR
  4.  HAUS : MINUM
  5. AIR : MENGUAP

Pilihan yang benar: A

Pembahasan:

Hubungan antara kata Bayi dan Mandiri adalah ketiadaan. Seorang bayi pasti tidak bisa mandiri karena ia harus bergantung pada orang lain, setidaknya kepada ibunya. Dari 5 pilihan jawaban di atas, jawaban yang paling tepat adalah A karena orang tuli atau tuna rungu tidak bisa mendengar, setidaknya secara parsial. 

Soal 4: TIU

Pertanyaan

Lima sahabat, Ani, Budi, Citra, Doni, dan Eka, sedang merencanakan makan siang bersama. Mereka memiliki preferensi makanan yang berbeda-beda dari lima pilihan yang tersedia: Nasi Goreng, Sate Ayam, Bakso, Gado-Gado, dan Soto Ayam. Setiap orang akan memilih tepat satu jenis makanan.

Berikut adalah preferensi dan kondisi mereka:

  • Ani hanya menyukai makanan berkuah.
  • Budi alergi terhadap kacang dan juga tidak menyukai daging ayam. Diketahui bahwa Sate Ayam dan Gado-Gado yang tersedia menggunakan bumbu kacang. Soto Ayam adalah makanan berkuah dengan ayam.
  • Citra adalah seorang vegetarian dan hanya akan memilih makanan yang tidak mengandung daging sama sekali. Di antara pilihan yang ada, hanya Gado-Gado yang memenuhi kriteria ini.
  • Doni lebih memilih makanan yang proses memasaknya digoreng. Nasi Goreng adalah satu-satunya pilihan yang digoreng dalam menu.
  • Eka selalu memilih makanan yang sama dengan Ani.
  • Tidak ada makanan yang dipilih oleh lebih dari dua orang atau tidak dipilih sama sekali. Jika ada dua orang yang memilih makanan yang sama, mereka pastilah Ani dan Eka.

Berdasarkan informasi tersebut, makanan apakah yang dipilih oleh Budi?

(Sumber: Skuling)

Pilihan jawaban:

  1. Nasi Goreng
  2. Soto Ayam
  3. Bakso
  4. Gado Gado
  5. Soto Ayam

Pilihan yang benar : C

Pembahasan

Mari kita bahas satu per satu nama kandidat dan preferensi makanannya:

  • Ani: makanan berkuah : Bakso atau Soto;
  • Budi: alergi kacang-kacangan dan tidak suka daging ayam: Bakso atau Nasi Goreng. Karena sate ayam, soto ayam dan gado-gado punya isi daging ayam atau bumbu dari kacang;
  • Citra: vegetarian: gado-gado;
  • Doni: makanan yang masaknya digoreng: Nasi goreng;
  • Eka: apapun yang sama dengan Ani. 

Rules: 1 makanan maksimal dipesan oleh 2 orang dan semua jenis makanan pasti akan dipesan.

Karena Budi tidak suka ayam dan punya alergi kacang-kacangan, maka ia pasti akan memilih bakso atau nasi goreng. Namun jika ia memilih nasi goreng dan Ani serta Eka makan Soto Ayam, maka pasti tidak akan ada yang makan Bakso, padahal rules nya adalah semua makanan pasti dipilih. 

Jadi, jawabannya adalah Ani dan Eka makan Soto Ayam, sementara Budi makan Bakso. 

Soal 5: TWK

Pertanyaan  

Salah satu tindakan konkret yang mencerminkan peran sebagai role model dalam penerapan standar keadilan dan etika di tingkat nasional, khususnya dalam aspek perancangan kebijakan integritas, adalah…

(Sumber: Skuling)

Pilihan Jawaban  

  1. Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap penerapan integritas di berbagai unit kerja.
  2. Merancang konsep kebijakan dan strategi integritas yang selaras dengan nilai-nilai organisasi dan norma yang berlaku secara nasional.
  3. Memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya kepada publik sesuai dengan prinsip etika komunikasi organisasi.
  4.  Mengingatkan dan secara aktif mengajak rekan kerja untuk konsisten bertindak sesuai dengan nilai dan etika yang dianut organisasi.
  5. Menciptakan situasi kerja yang secara proaktif mendorong semua anggota tim untuk patuh pada…

Pilihan jawaban yang benar: B

Pembahasan

Konsep dasar yang perlu dipahami adalah bahwa menjadi role model dalam integritas berarti menjadi teladan dalam menerapkan standar keadilan dan etika. Pada tingkat nasional, peran ini juga mencakup kontribusi aktif dalam perancangan sistem dan kebijakan yang mendukung tegaknya integritas.

Pilihan B adalah jawaban yang tepat. Merancang konsep kebijakan dan strategi integritas merupakan salah satu perwujudan konkret dari peran sebagai role model di tingkat nasional. Tindakan ini menunjukkan kepemimpinan proaktif dalam membentuk kerangka kerja formal untuk standar keadilan dan etika yang akan berlaku luas, sehingga menjadi contoh bagi pihak lain.

Lebih Siap Hadapi Tes CPNS Bareng Impia!

Get yourself ahead! Siapkan diri kamu untuk menghadapi tes CPNS 2026 mulai dari sekarang! Semakin banyak latihan soal CPNS dikerjakan, semakin siap pula kamu menghadapi tes SKD seleksi ASN tahun ini! Ciptakan cita-cita menjadi nyata bersama Impia!

PT Cerdaskan Penerus Bangsa

Platform Latihan Soal & Tryout CPNS Terbaik Dapatkan akses ke ribuan soal latihan & TO yang dikemas seru dan menyenangkan.

Follow Kami di:

WhatsApp
LinkedIn
Instagram
X
TikTok
YouTube
All rights reserved. Impia © 2026

Temukan Kami di

Office

Jl. Garuda Gg. Rajawali, No. 205, Desa/Kelurahan Tahunan, Kec.Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55167

PT IMPIA

App Store
Google Play

Follow Kami di:

WhatsApp
LinkedIn
Instagram
X
TikTok
YouTube

All rights reserved. Impia © 2026